Subscription Form

Berlangganan newsletter seputar AI, analisa data, dan digital marketing

SEO: Cara Kerja Domain Rating dan Domain Authority

Domain Rating (DR) dan Domain Authority (DA) adalah dua metrik yang digunakan untuk mengukur otoritas atau kekuatan suatu domain dalam hal kualitas dan kredibilitasnya di web. Walaupun keduanya sering digunakan secara bergantian, DR dan DA sebenarnya merupakan metrik yang dikembangkan oleh dua perusahaan berbeda.

domain-authority-vs-domain-authority

Domain Rating (DR)

Domain Rating dikembangkan oleh perusahaan SEO ahrefs. Ini adalah metrik yang digunakan oleh ahrefs untuk mengukur kekuatan backlink dari suatu domain. DR mengindikasikan sejauh mana domain tersebut memiliki profil backlink yang kuat dan berpengaruh.

DR memiliki skala dari 0 hingga 100, di mana semakin tinggi DR, semakin kuat dan berpengaruh domain tersebut dalam hal backlink.

Cara kerja DR (domain rating)

  • Ahrefs menggunakan algoritma kompleks untuk menganalisis jumlah dan kualitas backlink yang terhubung ke suatu domain.
  • Algoritma ini mempertimbangkan faktor-faktor seperti jumlah backlink, kualitas domain yang melakukan backlink, relevansi topik, dan sebagainya.
  • Berdasarkan analisis ini, ahrefs memberikan DR yang menggambarkan tingkat kekuatan domain tersebut dalam hal backlink.

Domain Authority (DA)

Domain Authority dikembangkan oleh perusahaan SEO Moz. Ini adalah metrik yang digunakan oleh Moz untuk mengukur otoritas suatu domain di web. DA mengindikasikan sejauh mana suatu domain memiliki potensi peringkat tinggi di mesin pencari dan kemampuannya dalam bersaing dengan domain lain.

Seperti DR, DA juga memiliki skala dari 0 hingga 100, dengan semakin tinggi DA, semakin kuat otoritas domain tersebut.

Cara kerja DA (domain authority)

  • Moz menggunakan algoritma kompleks yang mengambil berbagai faktor dalam pertimbangannya untuk menghitung DA.
  • Faktor-faktor yang dipertimbangkan termasuk jumlah dan kualitas backlink, kualitas konten, tingkat interaksi pengguna, faktor on-page, dan sebagainya.
  • Moz menganalisis dan membandingkan domain tersebut dengan domain lain dalam database mereka untuk memberikan nilai DA yang menggambarkan otoritas domain tersebut.

DR dan DA hanyalah perkiraan atau estimasi yang digunakan untuk membandingkan kekuatan domain dalam konteks backlink dan otoritas. Meskipun penting, mereka bukanlah satu-satunya faktor yang menentukan peringkat suatu halaman atau situs web di mesin pencari.

Mesin pencari seperti Google menggunakan algoritma yang kompleks dengan banyak faktor lainnya dalam menentukan peringkat halaman atau situs web dalam hasil pencarian.

Kelebihan Domain Rating (DR)

1. Mengukur kekuatan backlink: DR fokus pada analisis backlink, sehingga dapat memberikan gambaran yang baik tentang sejauh mana suatu domain memiliki profil backlink yang kuat dan berpengaruh.

2. Algoritma yang kompleks: ahrefs menggunakan algoritma yang kompleks dalam menghitung DR, yang mempertimbangkan berbagai faktor seperti jumlah dan kualitas backlink, relevansi topik, dan lainnya. Hal ini memberikan estimasi yang lebih akurat tentang kekuatan domain dalam hal backlink.

3. Skala 0 hingga 100: DR menggunakan skala yang luas dari 0 hingga 100, sehingga memungkinkan perbandingan yang lebih detail antara domain-domain yang berbeda. Semakin tinggi DR, semakin kuat dan berpengaruh domain tersebut dalam hal backlink.

Kekurangan Domain Rating (DR)

Keterbatasan fokus pada backlink: DR hanya fokus pada aspek backlink dari suatu domain, sehingga mengabaikan faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi otoritas dan peringkat suatu domain di mesin pencari.

Kelebihan Domain Authority (DA)

Mengukur otoritas domain secara umum

DA mencoba untuk mengukur otoritas domain secara keseluruhan dengan mempertimbangkan berbagai faktor seperti backlink, kualitas konten, interaksi pengguna, dan lainnya. Hal ini memberikan gambaran yang lebih luas tentang sejauh mana suatu domain memiliki potensi peringkat tinggi di mesin pencari.

Skala 0 hingga 100

Seperti DR, DA juga menggunakan skala 0 hingga 100, yang memungkinkan perbandingan yang lebih detail antara domain-domain yang berbeda.

Kekurangan Domain Authority (DA)

1. Tidak spesifik pada backlink: Meskipun DA juga mempertimbangkan backlink, faktor-faktor lain seperti kualitas konten dan interaksi pengguna juga diperhitungkan. Hal ini dapat menyebabkan DA yang tinggi pada domain dengan kualitas konten yang baik tetapi mungkin memiliki profil backlink yang lemah.

2. Keterbatasan akurasi: Meskipun Moz berusaha menyajikan estimasi yang akurat, DA tetap merupakan perkiraan dan tidak selalu mencerminkan secara tepat kekuatan atau peringkat suatu domain di mesin pencari.

Baik DR maupun DA adalah metrik eksternal yang dibuat oleh perusahaan terpisah dan tidak secara langsung dipengaruhi oleh mesin pencari seperti Google.

Mesin pencari menggunakan algoritma mereka sendiri dan faktor-faktor yang berbeda dalam menentukan peringkat halaman atau situs web dalam hasil pencarian.

seo2023

*Notes: keduanya bisa dimainkan. biasanya para penjual backlink PBN memanipulasi DA & DR webnya. tapi bagi para praktisi SEO berpengalaman sangat mudah mengenali mana yang asli dan mana yang hasil cheating. untuk mengetahui ciri-cirinya bisa gabung di kelas optimasi SEO Jarvis Akademi. pada silabus atau topik identifikasi DA & DR hasil cheating.

Cara Meningkatkan Domain Rating dan Domain Authority

Untuk meningkatkan Domain Rating (DR) dan Domain Authority (DA), berikut adalah beberapa cara praktis yang dapat Anda lakukan:

1. Fokus pada kualitas backlink
  • Dapatkan backlink berkualitas tinggi dari situs-situs otoritatif dan terkait dengan topik Anda.
  • Hindari backlink dari situs spam atau berkualitas rendah.
  • Diversifikasi sumber backlink Anda untuk memperluas profil backlink yang kuat.
2. Produksi konten berkualitas
  • Buat konten yang informatif, bermanfaat, dan berkualitas tinggi yang menarik minat pembaca dan mengundang backlink.
  • Optimalisasikan konten Anda untuk kata kunci yang relevan dan populer di bidang Anda.
3. Tingkatkan kehadiran di media sosial
  • Bangun kehadiran yang kuat di platform media sosial terkait dengan konten Anda. cara ini biasa disebut social signal.
  • Bagikan konten Anda secara teratur dan dorong pengguna untuk berbagi dan mengikuti halaman Anda.
4. Tingkatkan pengalaman pengguna
  • Pastikan situs Anda memiliki desain yang responsif, waktu muat yang cepat, dan navigasi yang mudah. 
  • Sediakan konten yang relevan dan menarik dengan struktur yang terorganisir. dalam hal ini bisa menggunakan tehnik SILO
5. Lakukan analisis kompetitor
  • Tinjau profil backlink dan strategi SEO dari pesaing Anda yang memiliki DR atau DA yang tinggi.
  • Identifikasi peluang untuk mendapatkan backlink dari sumber yang sama atau serupa.
6. Perhatikan teknik SEO On-Page
  • Optimalkan tag meta, URL, dan struktur konten untuk meningkatkan visibilitas Anda di mesin pencari.
  • Gunakan kata kunci yang relevan dan terkait dengan topik Anda dengan bijak dalam konten Anda.
7. Bangun hubungan dan jaringan
  • Jalin koneksi dengan pemilik situs atau blogger terkait di industri Anda.
  • Ajukan permintaan kerjasama untuk menulis tamu blog atau mendapatkan backlink dari situs mereka.
8. Pantau dan perbarui secara teratur
  • Lakukan audit situs secara berkala untuk mengidentifikasi peluang perbaikan dan memperbarui konten lama.
  • Perbarui dan hapus tautan yang rusak atau tidak relevan.

Meningkatkan DR dan DA membutuhkan waktu dan konsistensi. Penting untuk membangun profil backlink yang kuat dan terus memperbaiki kualitas konten dan pengalaman pengguna Anda seiring waktu.

Selain itu, penting juga untuk mengikuti praktik SEO yang sah dan tidak terlibat dalam praktik yang melanggar kebijakan mesin pencari.

Jarvis - Inovasi Teknologi AI

Manfaatkan solusi praktis menyelesaikan beragam pekerjaan Anda 10x lebih cepat dan efisien. Jarvis AI membantu para Content Writer, SEO, Ads Manager, Data Analyst, Business Intelligence, Copywriter, sampai Tenaga Pendidik. bagaimana caranya?

Akses Jarvis →
Bagikan ke:

Berlangganan Email

Berlangganan newsletter seputar AI, digital marketing, dan analisa data