Subscription Form

Berlangganan newsletter seputar AI, analisa data, dan digital marketing

Memahami Istilah Lookalike Audience dan Manfaatnya Bagi Bisnis

Lookalike Audience – Pada dasarnya, lookalike audience dibuat berdasarkan data yang sudah ada dari suatu kelompok audiens yang sudah teridentifikasi dengan baik. Data ini biasanya berupa informasi seperti demografi, minat, perilaku, dan sebagainya. Lookalike audience ini kemudian digunakan untuk menargetkan orang-orang yang memiliki karakteristik yang mirip dengan kelompok audiens yang sudah ada.

Apa itu Lookalike Audience?

Lookalike audience atau audience yang mirip adalah istilah yang merujuk pada suatu kelompok audiens yang memiliki kesamaan karakteristik dengan kelompok audiens lain yang sudah diketahui atau sudah ada. Penggunaan lookalike audience menjadi sangat penting dalam dunia pemasaran digital karena memungkinkan marketer untuk menjangkau audiens yang potensial dan belum dikenal sebelumnya.

lookalike audience

Proses pembuatan lookalike audience dimulai dengan memilih kelompok audiens yang sudah teridentifikasi dengan baik. Kelompok audiens ini bisa berasal dari berbagai sumber, seperti data pelanggan, data pengunjung situs web, data pengguna aplikasi, atau data dari media sosial.

Setelah itu, marketer menggunakan platform pemasaran digital seperti Facebook Ads atau Google Ads untuk membuat lookalike audience.

Proses pembuatan lookalike audience pada platform Facebook Ads misalnya, dimulai dengan memilih kelompok audiens yang sudah ada di akun Facebook. Kemudian, platform akan mengumpulkan data tentang kelompok audiens tersebut, seperti minat, perilaku, dan preferensi mereka.

Setelah itu, Facebook akan mencocokkan data tersebut dengan data yang ada di platform mereka untuk mencari orang-orang yang memiliki karakteristik yang mirip dengan kelompok audiens yang sudah ada.

Proses Pembuatan Lookalike Audience

Proses pembuatan lookalike audience juga bisa dilakukan dengan menggunakan data dari sumber lain seperti email list atau data pelanggan dari sistem manajemen pelanggan (CRM). Pada platform Google Ads, proses pembuatan lookalike audience dilakukan dengan menggunakan data yang sudah ada di Google Analytics.

Penggunaan lookalike audience memberikan beberapa keuntungan bagi marketer dalam menjalankan kampanye pemasaran digital. Pertama, lookalike audience memungkinkan marketer untuk menjangkau orang-orang yang belum dikenal sebelumnya.

Dengan menargetkan orang-orang yang memiliki karakteristik yang mirip dengan kelompok audiens yang sudah dikenal, marketer bisa memperluas jangkauan kampanye mereka dan menemukan audiens baru yang potensial.

Kedua, lookalike audience membantu meningkatkan efektivitas kampanye pemasaran digital. Dengan menargetkan orang-orang yang memiliki karakteristik yang mirip dengan kelompok audiens yang sudah dikenal, marketer bisa meningkatkan relevansi iklan mereka dan memperbaiki kualitas prospek yang dihasilkan.

Ketiga, lookalike audience membantu menghemat biaya pemasaran digital. Dengan menjangkau orang-orang yang memiliki karakteristik yang mirip dengan kelompok audiens yang sudah dikenal, marketer bisa memastikan bahwa iklan mereka ditampilkan kepada orang yang benar-benar berpotensi untuk membeli produk atau layanan yang ditawarkan.

Manfaat Lookalike Audience Untuk Digital marketing

Manfaat Lookalike Audience Untuk Digital marketing

Lookalike audience adalah salah satu alat yang sangat berguna bagi para pemasar digital. Alat ini memungkinkan pemasar untuk menargetkan pengguna yang memiliki karakteristik serupa dengan audiens yang sudah ada, dengan tujuan meningkatkan efektivitas kampanye pemasaran. Beberapa manfaat dari lookalike audience yang perlu dipertimbangkan yaitu:

Meningkatkan efektivitas kampanye pemasaran

Salah satu manfaat utama dari lookalike audience adalah meningkatkan efektivitas kampanye pemasaran. Sebagai contoh, jika kamu memiliki database pelanggan yang sudah ada, kamu bisa menggunakan data ini untuk membuat lookalike audience, sehingga kamu dapat menargetkan pengguna yang memiliki karakteristik serupa dengan pelangganmu.

Dengan menargetkan orang-orang yang memiliki karakteristik serupa dengan pelangganmu, kamu dapat meningkatkan efektivitas kampanye pemasaranmu.

Meningkatkan ROI kampanye pemasaran

Lookalike audience juga membantu meningkatkan ROI (return on investment) kampanye pemasaran. Dalam kampanye pemasaran, ROI menjadi hal yang penting, karena kamu ingin memastikan bahwa setiap dollar yang kamu keluarkan menghasilkan keuntungan yang maksimal. Dengan menggunakan lookalike audience, kamu dapat meningkatkan efektivitas kampanye pemasaranmu, yang pada akhirnya akan meningkatkan ROI kamu.

Membantu memperluas basis pelanggan

Dalam dunia bisnis, memperluas basis pelanggan sangat penting. Lookalike audience dapat membantu memperluas basis pelanggan dengan menargetkan pengguna yang memiliki karakteristik serupa dengan pelangganmu.

Sebagai contoh, jika kamu menjual produk untuk anak-anak, kamu dapat membuat lookalike audience dengan menggunakan data pelangganmu yang sudah ada, sehingga kamu dapat menargetkan pengguna yang memiliki anak-anak dalam kelompok umur yang sama dengan pelangganmu.

Meningkatkan kesadaran merek

Lookalike audience juga dapat membantu meningkatkan kesadaran merek. Dalam kampanye pemasaran, meningkatkan kesadaran merek merupakan hal yang penting karena akan mempengaruhi bagaimana orang melihat merekmu.

Dengan menargetkan pengguna yang memiliki karakteristik serupa dengan pelangganmu, kamu dapat memperluas jangkauan merekmu dan meningkatkan kesadaran merekmu.

Memungkinkan untuk menargetkan audiens yang lebih spesifik

Dalam kampanye pemasaran, menargetkan audiens yang tepat merupakan hal yang penting. Lookalike audience memungkinkan kamu untuk menargetkan audiens yang lebih spesifik.

Sebagai contoh, jika kamu ingin menargetkan orang-orang yang tertarik dengan olahraga, kamu dapat membuat lookalike audience dengan menggunakan data pelangganmu yang sudah ada, sehingga kamu dapat menargetkan pengguna yang memiliki minat yang sama dengan pelangganmu.

Menghemat waktu dan usaha

Membuat target audiens dari awal membutuhkan banyak waktu dan usaha. Namun, dengan lookalike audience, kamu dapat menghemat waktu dan usaha karena kamu tidak perlu membuat target audiens dari awal. Kamu hanya perlu menggunakan data pelangganmu yang sudah ada untuk membuat lookalike.

Cara membuat LookAlike Audience

Cara membuat LookAlike Audience

Lookalike audience adalah teknik pemasaran yang digunakan untuk menemukan audiens baru yang memiliki karakteristik serupa dengan audiens yang sudah ada. Dalam membuat lookalike audience, langkah pertama adalah mengumpulkan data yang cukup dari audiens yang sudah ada.

Data ini bisa diperoleh dari berbagai sumber, seperti data pelanggan, data pengunjung situs web, data media sosial, atau data email. Setelah data terkumpul, langkah selanjutnya adalah memasukkan data ini ke dalam platform pemasaran digital yang digunakan, seperti Facebook Ads atau Google Ads.  Berikut ini cara dan metode mudah membuat Lookalike Audience, yaitu:

Pilih platform pemasaran digital yang akan digunakan

Pilih platform pemasaran digital yang paling sesuai dengan bisnis Anda. Facebook Ads dan Google Ads adalah platform yang paling populer untuk membuat lookalike audience. Pilih platform yang sudah terintegrasi dengan data yang sudah dimiliki.

Kumpulkan data dari audiens yang sudah ada

Kumpulkan data dari audiens yang sudah ada, seperti data pelanggan, data pengunjung situs web, data media sosial, atau data email. Data ini akan digunakan sebagai acuan untuk menemukan audiens baru yang memiliki karakteristik serupa.

Segmen data

Setelah data terkumpul, segmen data menjadi beberapa kelompok berdasarkan karakteristik yang dimiliki, seperti usia, jenis kelamin, lokasi geografis, minat, dan perilaku. Hal ini akan memudahkan dalam menemukan audiens baru yang memiliki karakteristik serupa.

Pilih data untuk membuat lookalike audience

Pilih data untuk membuat lookalike audience

Pilih data yang akan digunakan untuk membuat lookalike audience. Pilih data yang paling relevan dan memiliki jumlah data yang cukup untuk proses analisis.

Tentukan ukuran lookalike audience

Setelah data terpilih, tentukan ukuran lookalike audience. Ukuran ini dapat disesuaikan dengan kebutuhan bisnis, misalnya 1%, 2%, atau 3% dari populasi yang ditargetkan.

Uji lookalike audience

Uji lookalike audience dengan menjalankan kampanye pemasaran. Periksa hasilnya dan lihat apakah audiens baru tersebut memiliki karakteristik serupa dengan audiens yang sudah ada. Jika hasilnya kurang memuaskan, coba perbaiki data yang digunakan atau ubah ukuran lookalike audience.

Jarvis - Inovasi Teknologi AI

Manfaatkan solusi praktis menyelesaikan beragam pekerjaan Anda 10x lebih cepat dan efisien. Jarvis AI membantu para Content Writer, SEO, Ads Manager, Data Analyst, Business Intelligence, Copywriter, sampai Tenaga Pendidik. bagaimana caranya?

Akses Jarvis →
Bagikan ke:

Berlangganan Email

Berlangganan newsletter seputar AI, digital marketing, dan analisa data