Subscription Form

Berlangganan newsletter seputar AI, analisa data, dan digital marketing

Framework Business Intelligence dan Hubungannya dengan Data Analysis

Business Intelligence (BI) adalah proses mengumpulkan, menganalisis, dan melaporkan data untuk membantu organisasi membuat keputusan yang lebih baik. BI dapat digunakan untuk berbagai tujuan, seperti meningkatkan efisiensi operasional, mengidentifikasi peluang pasar, dan memahami tren pelanggan.

Data analysis adalah proses mengumpulkan, membersihkan, dan menganalisis data untuk mendapatkan informasi yang berharga. Data analysis dapat digunakan untuk mendukung berbagai fungsi bisnis, seperti pemasaran, penjualan, dan keuangan.

BI dan data analysis memiliki hubungan yang erat. BI menggunakan data analysis untuk mengubah data mentah menjadi informasi yang dapat ditindaklanjuti. Data analysis, di sisi lain, menyediakan dasar untuk BI dengan memberikan wawasan yang lebih dalam tentang data.

business intelligence dan data analysis

Kerangka kerja BI dan hubungannya dengan data analysis

Data collection

Langkah pertama dalam BI adalah mengumpulkan data dari berbagai sumber, seperti sistem ERP, CRM, dan media sosial. Data ini dapat dikumpulkan secara manual atau otomatis.

Data preparation

Setelah data dikumpulkan, perlu disiapkan untuk dianalisis. Ini melibatkan pembersihan data, menghapus data yang tidak lengkap atau tidak akurat, dan menstandarkan format data.

Data analysis

Langkah selanjutnya adalah menganalisis data menggunakan berbagai teknik statistik dan matematika. Analisis data dapat digunakan untuk menjawab berbagai pertanyaan bisnis, seperti:

  • Apa saja faktor-faktor yang mendorong penjualan?
  • Pelanggan mana yang paling menguntungkan?
  • Produk mana yang paling populer?
  • Tren pasar apa yang terjadi?

Data visualization

Hasil analisis data kemudian divisualisasikan dalam bentuk laporan, dashboard, dan grafik. Visualisasi data membantu pembuat keputusan untuk memahami data dengan cepat dan mudah. dalam hal ini, jika Anda pemula bisa memanfaatkan Google Looker Studio.

Decision making

Langkah terakhir dalam BI adalah menggunakan informasi yang diperoleh dari analisis data untuk membuat keputusan yang lebih baik. BI dapat membantu pembuat keputusan untuk:

  1. Meningkatkan efisiensi operasional
  2. Mengidentifikasi peluang pasar
  3. Mengembangkan strategi pemasaran yang lebih efektif
  4. Membuat keputusan produk yang lebih baik

Hubungan antara BI dan data analysis

BI dan data analysis saling bergantung. BI menggunakan data analysis untuk mengubah data mentah menjadi informasi yang dapat ditindaklanjuti. Data analysis, di sisi lain, menyediakan dasar untuk BI dengan memberikan wawasan yang lebih dalam tentang data.

BI dapat membantu organisasi untuk mendapatkan nilai yang lebih besar dari data mereka. Dengan menggunakan BI, organisasi dapat membuat keputusan yang lebih baik, meningkatkan efisiensi operasional, dan mengidentifikasi peluang pasar.

Baca juga: Korelasi antara Data Analysis, Data Science, dan Business Intelligence

Contoh bagaimana BI dapat digunakan untuk mendukung berbagai fungsi bisnis

  1. Marketing: BI dapat digunakan untuk mengidentifikasi segmen pelanggan, menganalisis efektivitas kampanye pemasaran, dan memprediksi permintaan produk.
  2. Sales: BI dapat digunakan untuk melacak kinerja tim penjualan, mengidentifikasi peluang penjualan, dan memprediksi churn pelanggan.
  3. Finance: BI dapat digunakan untuk menganalisis keuangan perusahaan, mengidentifikasi risiko keuangan, dan membuat keputusan investasi yang lebih baik.

Data Analysis, Data Science, dan Business Intelligence

Kerangka kerja BI biasanya terdiri dari langkah-langkah berikut

  • Define your goals. Apa yang ingin Anda capai dengan BI? Apa pertanyaan-pertanyaan bisnis yang ingin Anda jawab?
  • Identify your data sources. Di mana data Anda disimpan? Bagaimana Anda akan mengakses dan mengintegrasikan data dari berbagai sumber?
  • Prepare your data. Data Anda harus dibersihkan, ditransformasikan, dan dimuat ke dalam data warehouse atau data lake.
  • Build your BI models. Anda perlu mengembangkan model data dan metrik untuk mengukur kinerja bisnis Anda.
  • Create your BI reports and dashboards. Anda perlu membuat laporan dan dasbor untuk memvisualisasikan data Anda dan membuatnya mudah diakses dan dipahami oleh pengguna.
  • Deploy and manage your BI system. Anda perlu menerapkan dan mengelola sistem BI Anda untuk memastikan bahwa ia terus memenuhi kebutuhan bisnis Anda.

Beberapa contoh bagaimana BI memanfaatkan data analysis

  • Analisis penjualan: BI dapat digunakan untuk menganalisis data penjualan untuk menemukan tren penjualan, mengidentifikasi produk terlaris dan terlemah, serta memahami perilaku pelanggan.
  • Analisis keuangan: BI dapat digunakan untuk menganalisis data keuangan untuk memantau kinerja keuangan perusahaan, mengidentifikasi risiko keuangan, dan membuat keputusan investasi yang lebih baik.
  • Analisis operasional: BI dapat digunakan untuk menganalisis data operasional untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas operasi perusahaan.
  • Analisis pelanggan: BI dapat digunakan untuk menganalisis data pelanggan untuk memahami kebutuhan dan perilaku pelanggan, serta meningkatkan pengalaman pelanggan.

Secara keseluruhan, Business Intelligence dan Data Analysis adalah alat yang penting bagi organisasi untuk membuat keputusan yang lebih baik dan meningkatkan kinerja bisnis.

Jarvis - Inovasi Teknologi AI

Manfaatkan solusi praktis menyelesaikan beragam pekerjaan Anda 10x lebih cepat dan efisien. Jarvis AI membantu para Content Writer, SEO, Ads Manager, Data Analyst, Business Intelligence, Copywriter, sampai Tenaga Pendidik. bagaimana caranya?

Akses Jarvis →
Bagikan ke:

Berlangganan Email

Berlangganan newsletter seputar AI, digital marketing, dan analisa data